Tuesday, August 05, 2008

Dari Black Box Adam Air sampai Dunia Penerbangan

Belakangan beredar rekaman black box Adam Air dengan durasi 5 menit 38 detik di internet. Rekaman tersebut berisi percakapan pilot serta co-pilot pada menit-menit terakhir sebelum pesawat itu crash.

Burung besi itu crash 1 Januari 2007 menghajar perairan Majene-Sulbar bersama 102 penumpang termasuk 6 awak pesawat. Black Box Adam Air KI 574 ditemukan di perairan Majene pada Agustus 2007 di kedalaman 2000 meter. Maret 2008, KNKT merilis hasil penyelidikan terhadap terhadap Balck Box tersebut yang menyatakan bahwa indikasi terjadinya kecelakaan tersebut adalah cuaca buruk dan kerusakan pada alat bantu navigasi.
Ketua KNKT, Frans Wenas, mengatakan bahwa keaslian rekaman itu sendiri diragukan keasliannya. KNKT menegaskan, rekaman isi kotak hitam itu adalah rahasia dan tidak boleh dipublikasikan.

Terpublikasinya rekaman Black Box Adam Air tersebut dianggap mencoreng dunia penerbangan di Indonesia. Sebenarnya tidak perlu ada moment “Rekaman Black Box Adam Air” untuk bisa mengatakan bahwa dunia penerbangan kita memang amburadul. Beberapa kejadian sebelumnya adalah realita bahwa masih butuh kerja keras pihak terkait untuk membenahi dunia penerbangan Indonesia.

Setelah 1 Januari 2007 masih juga terjadi kecelakaan pesawat antara lain 21 Februari ‘07- Boeing 737-300 Adam Air Penerbangan KI 172 dalam penerbangan dari Jakarta - Surabaya tergelincir saat mendarat di Bandara Juanda, Surabaya. Pesawat mengalami kerusakan namun semua penumpangnya selamat. 07 Maret ‘07- Garuda Indonesia Penerbangan GA-200 saat melakukan pendaratan, 22 orang tewas. Terdiri dari 21 penumpang dan 1 awak kabin.

Ini harus menjadi perhatian, sebab nyawa manusia tidak boleh dipandang enteng!

Friday, July 04, 2008

djsdishd

Akhirnya pulang juga. Setelah 35 hari di Malili selesai juga ps-nya, untungnya Ketua Tim-ku ngerti, temen tim yang lain fine2 aja, Kasi-ku jg baek, so bisa dikasi ijin ga masuk kantor 2 hari. Aq pesan tiketnya sehari sebelum brngkat, dapatnya mahal, biasanya harga segitu dah bisa PP, tapi it's OK lah kapan lagi punya kesempatan berlama-lama ma suami. Yah resiko berjauhan gitu deh.

Untungnya di Jakarta suami sedang diklat, jadinya bisa pulang lebih cepat, lebih fleksibel, pernah juga g masuk setengah hari,hehehe...ngerti aja deh lama g ketemu lengket terus :-) Kalo dah bosan di kosan, ngabisin waktu jalan2 paling ke Mal (tau kebiasaan istri suka shopping tapi kadang rada g enak juga boros2 depan suami), makan, nonton, asik juga masih kayak pacaran belum ada dede jadinya nikmatin aja lah.

Tp kemaren sebel juga, soalnya kebiasaan suami itu kalo dah asik dengan "maenan" barunya kadang suka lupa, lupa waktu lah, lupa tidur lah, lupa makan, kali ini malah lupa ma istri. Nah gitu tuh belakangan rutin maen tenis selasa kamis, tadinya sih ngajak aq juga tapi karena siangnya dah capek shopping aq langsung pulang k kosan aja tapiiiiiiiiiiiii dengan harapan jangan kelamaan maen tenisnya.

Awalnya sih mikir2, ngitung2.....kayaknya sih pulangya paling telat jam delapan......paling telat loh......itu pun aq nunggunya dah bosen, dah tiduran aja sambil nonton TV. Jam delapan suami nlp, wah itu dah tanda2 bakal lebih telat lagi pulangnya harusnya kan dah pulang. Saking sebelnya aq dah males ngangkat tlpnya.

Eh tau2nya pulangnya hampir jam sembilan. Pokoknya aq dah pasang tampang bete aja, istri dah jauh2 datang malah ditinggal lama. Mulai deh suami ngrayu2, pasang tampang bersalah, gangguin aq dengan bau keringatnya, mulai melucu, aq diamin aja walaupun dalam hati merasa suamiku lucu juga.

Kebetulan pas nyetel 4 mata, karena dah g tahan nahan tawa jadilah pura2 nertawain aksinya tukul. Suami sih senang dah liat aq tertawa lagi, walaupun menurutnya aq nertawain tukul tapi sebenarnya lucu juga liat suami tercinta mati-matian ngrayu.

Papa : "Yeeee......mama akhirnya tertawa juga"
Mama : (masih sok cool..........)
Ah....papa....lucu juga....nyebelin juga......
Yg pasti berada dekat papa slalu akan menyenangkan.



Wednesday, May 14, 2008

Safety First!

Pfuuuhhh............tiket mahalnya. Tiap bulan kan mesti ketemu ma suami, entah itu aq yang ke Jakarta atau suami yang ke Makassar. Biasanya sih pesan tiketnya 2-3 hari sebelum berangkat, mengkondisikan dengan pekerjaan. Tapi belakangan mau ketemuan ma suami mesti direncanain seminggu sebelumnya, soalnya tiket muahal, naiknya sampe 50% bo' jadi bookingnya jauh2 hari biar dapat tiket "lumayan" murah. Sayangnya airline yang bisa e-booking yang paling mudah tuh cuma satu, Lionair doang, bisa check flight kapan aja, schedule and fare detailsnya lengkap tinggal enter passenger data, udah deh dapat payment code and booking code tinggal bayar di atm. Mungkin itu juga alasannya kenapa naiknya lion melulu, walaupun lion sering delay, pernah juga ketinggalan pesawat sekali di Cengkareng, pesawatnya diberangkatkan tanpa notifikasi ke penumpang padahal dah di bandara sejam sblm berangkat, so apa gunanya manifes penumpang, sok-sok an aja pramugari ngitung penumpang. Waktu itu aq juga bukan satu2nya yang ketinggalan eh ditinggal fligth itu.
Opsi lainnya mending naik Garuda, harganya ga begitu jauh beda tapi pelayanannya lebih memuaskan.
Yaaaahhh tiap maskapai punya lebih/kurang masing-masing sih, jadi silahkan menilai sendiri. Yang pasti utamakan keselamatan penumpang!
Safety First.......OK

Sunday, April 27, 2008

Dad, I Miss You

Ayah.....i miss you
Sosok yang mengayomi
Sosok yang melindungi
Sosok yang mengamati
Yang selalu penuh perhatian
Semangat....spirit....slalu terlihat darimu ayah
Bahkan dalam kondisi sepahit apapun

Ayah.....i miss you
Sosok yang slalu menjaga
Penuh cinta
Menjaga jiwa raga keluarganya
Terlebih menjaga perasaan istri dan kami, anak-anaknya
Bahkan dalam kondisi sesakit apa pun

Ayah.......i miss you
Apapun yang aq hadapi, spiritmu slalu ada ayah

Ayah......i want to hold you more.
I will always send my prayers for you, love you dad.

Monday, March 10, 2008

Setelah Diam

After all get frozen.
Sejenak merenung dan keingintahuan atas apa yang terjadi belakangan dalam kehidupanku, sebuah kebahagiaan memasuki kehidupan baru bersama seseorang yang dianugerahkan Allah untukku dan sebuah kehilangan besar ketika Allah memanggil ayahandaku tercinta kembali ke sisiNya.
Memasuki formasi baru kehidupan dan membutuhkan penyesuaian, disisi lain merasa komplit disisi lain bagian dari kehidupanku hilang. Aq berusaha memahami apa yang terjadi, kenapa seperti ini, apa maksud semua ini, apa yang harus aq lakukan selanjutnya, begitu banyak pertanyaan.
But life must back to normal. Aq tau ayah tdk suka kesedihan. Kata ayah segala sesuatu yang berlebihan dan terlalu itu tidak bagus. Aq hanya mampu berdoa atas apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi dan Allah Maha Mengetahui maksud dibalik itu semua.

To my beloved husband, that sometimes act silly just for a smile in my face. Thank You, Pa.